Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan, Aisyah Tri Astuti, berhasil mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Islam Riau sebagai perguruan tinggi penerima.
Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka merupakan inisiatif nasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang bertujuan untuk memperluas wawasan kebangsaan, meningkatkan kompetensi akademik, serta memperkuat nilai-nilai toleransi dan keberagaman mahasiswa melalui pengalaman belajar lintas kampus dan lintas budaya.
Selama mengikuti program PMM, Aisyah Tri Astuti memperoleh kesempatan untuk menjalani proses pembelajaran di lingkungan akademik yang berbeda, berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, serta mengenal secara langsung budaya dan kearifan lokal Provinsi Riau. Pengalaman ini memberikan kontribusi penting dalam penguatan soft skills, kemandirian belajar, serta pengembangan perspektif global sebagai calon pendidik bahasa Inggris.
Keikutsertaan Aisyah dalam program ini juga menjadi wujud nyata komitmen Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan dalam mendukung kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM), khususnya dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik dan nonakademik di luar kampus asal.
Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka yang diikuti oleh Aisyah Tri Astuti secara resmi tercatat dan disahkan pada tanggal 23 Agustus 2024. Diharapkan, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PMM ini dapat menjadi bekal berharga dalam pengembangan kompetensi profesional, serta memberikan kontribusi positif bagi institusi asal dan dunia pendidikan pada umumnya.