Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Selatan baru saja merilis hasil survey evaluasi pengajaran, layanan administrasi, dan fasilitas akademik. Survey yang melibatkan 59 responden mahasiswa ini mencakup berbagai aspek mulai dari kehandalan dosen hingga sarana prasarana.
Dalam aspek Reliability (Kehandalan), mayoritas mahasiswa menyatakan kepuasan terhadap kompetensi pengajar. Sebanyak 47,5% responden menilai materi perkuliahan yang diberikan dosen sudah sangat jelas. Selain itu, objektivitas dosen dalam memberikan nilai ujian dan tugas juga mendapat apresiasi tinggi, di mana 42,4% mahasiswa memberikan skor tertinggi untuk aspek ini.
Ketepatan waktu dosen dan kesesuaian bidang keahlian juga menjadi poin unggul. Sekitar 42,4% responden setuju bahwa dosen hadir tepat waktu, dan 47,5% merasa dosen yang mengajar sangat memadai sesuai dengan bidang keahliannya. Namun, untuk metode penyampaian materi dan ketersediaan bahan ajar suplemen seperti modul atau handout, hasilnya cukup beragam dengan distribusi nilai yang tersebar di angka sedang hingga tinggi.
Beralih ke aspek Responsiveness (Sikap Tanggap), program studi menunjukkan komitmen kuat dalam pendampingan mahasiswa. Lebih dari separuh responden (52,5%) merasa sangat terbantu dengan penyediaan dosen pembimbing. Selain itu, ketersediaan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi mendapatkan respon positif dari 49,2% mahasiswa. Pihak prodi juga dinilai sangat membantu dalam menangani masalah akademik melalui jalur konsultasi.
Aspek Assurance (Perlakuan pada Mahasiswa) juga menunjukkan hasil yang memuaskan. Staf akademik dinilai santun dalam memberikan pelayanan, dengan 47,5% responden memberikan skor tinggi. Keluhan mahasiswa pun tertangani dengan baik melalui peran Dosen Pembimbing Akademik (PA), yang disetujui oleh 40,7% responden.
Secara keseluruhan, hasil survey ini menunjukkan tingkat kepuasan yang baik terhadap kinerja akademik dan administratif di lingkungan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNU Kalsel. Hasil ini diharapkan menjadi acuan bagi universitas untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan demi menunjang kenyamanan belajar mahasiswa.
Berdasarkan grafik di atas, kita dapat melihat beberapa poin menonjol:
Kompetensi & Kejelasan Materi: Menjadi poin terkuat dengan 47,5% mahasiswa merasa sangat puas. Ini menunjukkan bahwa secara akademis, dosen pengampu memiliki kualitas penyampaian yang mumpuni.
Etika Pelayanan: Keramahan staf administrasi juga berada di angka yang sama (47,5%), yang berarti aspek kenyamanan pelayanan non-akademik sudah berjalan sangat baik.
Dukungan Finansial: Program beasiswa bagi yang kurang mampu/berprestasi mendapatkan apresiasi tinggi (49,2%), menunjukkan prodi sangat peduli pada keberlangsungan studi mahasiswanya.