Di saat sebagian besar instansi mulai melambat di penghujung tahun, suasana berbeda justru terlihat di Kantor Fakultas Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Selatan pada Selasa, 31 Desember 2024. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris tetap menunjukkan dedikasi tinggi dengan melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik tahunan.
Kegiatan ini merupakan langkah krusial dalam siklus penjaminan mutu kampus. LPM (Lembaga Penjaminan Mutu) menugaskan Ibu Nahla Rusiani, S.T., M.T. sebagai auditor untuk memotret secara objektif sejauh mana standar pendidikan telah diimplementasikan oleh program studi tersebut. Ketelitian dalam Evaluasi Proses audit yang berlangsung di ruang kerja fakultas ini berjalan dengan penuh ketelitian. Ibu Nahla Rusiani tidak hanya memeriksa tumpukan dokumen administratif, tetapi juga berdialog secara konstruktif mengenai capaian kinerja prodi selama satu tahun terakhir.
Sebagai auditor, beliau memberikan sorotan pada konsistensi data dan relevansi program kerja dengan visi misi universitas. "Audit ini adalah momentum untuk bercermin. Kita melihat apa yang sudah baik untuk dipertahankan dan apa yang masih kurang untuk segera kita benahi bersama," tutur Ibu Nahla di sela-sela pemeriksaan dokumen.
Refleksi untuk Tahun Baru Kehadiran tim auditor disambut terbuka oleh jajaran dosen Pendidikan Bahasa Inggris. Bagi mereka, pelaksanaan AMI tepat di hari terakhir tahun 2024 ini menjadi simbol semangat "bersih-bersih" dan persiapan diri menyambut tantangan akademik di tahun yang baru.
Evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari efektivitas proses belajar mengajar, ketersediaan RPS (Rencana Pembelajaran Semester), hingga dokumentasi kegiatan mahasiswa dan dosen. Hasil dari audit ini nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi strategis bagi pimpinan universitas.
Melalui pelaksanaan AMI ini, UNU Kalsel menegaskan bahwa kualitas tidak boleh dikompromikan. Dengan menutup tahun melalui evaluasi yang ketat, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris optimis dapat melangkah ke tahun berikutnya dengan kualitas layanan pendidikan yang lebih solid, transparan, dan akuntabel.