Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan secara resmi melepas puluhan mahasiswa terbaiknya untuk mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tingkat nasional. Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Rektor UNU Kalsel di halaman kampus utama.
Mahasiswa yang dilepas merupakan peserta dari berbagai skema bergengsi, antara lain:
Kampus Mengajar (KM): Fokus pada pengabdian di sekolah-sekolah sasaran.
Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM): Program pertukaran antar universitas di luar pulau.
Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB): Kolaborasi dengan mitra industri papan atas.
Pesan Rektor: Integritas dan Pengabdian
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan mahasiswa yang lolos seleksi ketat di tingkat nasional. Beliau menekankan bahwa mahasiswa bukan hanya membawa diri sendiri, melainkan wajah universitas.
"Selamat mengabdi di tempat masing-masing. Manfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Satu hal yang paling utama, selalu jaga nama baik almamater kampus kita tercinta di mana pun kalian berada," pesan Rektor dengan tegas.
Representasi Mahasiswa ke Penjuru Nusantara
Salah satu momen ikonik dalam pelepasan ini adalah keberangkatan Aisyah Astuti, mahasiswa dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Aisyah berhasil lolos dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dan akan menempuh studi sementara di UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Keberangkatan Aisyah dan rekan-rekan lainnya menjadi bukti bahwa mahasiswa UNU Kalsel mampu bersaing secara nasional dan siap mengeksplorasi budaya serta sistem akademik di luar Kalimantan.
Harapan Kedepan
Melalui program MBKM ini, universitas berharap mahasiswa dapat kembali ke kampus dengan membawa pengalaman praktis, jejaring yang luas, serta pola pikir yang lebih terbuka (global mindset). Program ini juga diharapkan dapat memperkuat profil lulusan UNU Kalsel yang adaptif dan siap kerja.
Acara ditutup dengan sesi penyematan simbolis dan foto bersama antara jajaran rektorat, dosen pembimbing, dan seluruh mahasiswa peserta program.